FKIP UM Metro Gelar FGD Peninjauan dan Pemutakhiran Kurikulum Program Studi
FKIP Universitas Muhammadiyah Metro menggelar FGD peninjauan dan pemutakhiran kurikulum program studi--Ist
METRO, RADARMETRO.DISWAY.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Metro menggelar Focus Group Discussion (FGD) Peninjauan dan Pemutakhiran Kurikulum Program Studi di lingkungan FKIP, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen, alumni, serta para pengguna lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan FGD secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T.,M.T.,M.KM., yang mewakili Rektor UM Metro.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peninjauan kurikulum merupakan langkah strategis untuk memastikan lulusan FKIP UM Metro memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan pendidikan saat ini.
“Masukan dari alumni, pengguna lulusan, dan seluruh pemangku kepentingan sangat kami butuhkan agar kurikulum FKIP UM Metro benar-benar berdampak, bermanfaat, dan sesuai dengan kebutuhan lapangan,” ujarnya.
Dr. Eva Rolia juga menekankan pentingnya penguatan karakter dan soft skills mahasiswa selain capaian akademik. Menurutnya, pendidikan karakter harus menjadi perhatian bersama agar lulusan tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki etika, sikap, dan kepribadian yang baik.
“Kurikulum yang baik tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap beradaptasi dengan lingkungan kerja serta masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan FKIP UM Metro, Dr. Arif Rahman Aththibby, M.Pd., Si., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kurikulum di lingkungan FKIP rata-rata telah berjalan selama lima tahun dan sudah saatnya dilakukan penyesuaian.
BACA JUGA:Wadahi Kreativitas Pelajar, Prodi BK FKIP UM Metro Adakan Guidance Counseling Competition 2026
Ia menyampaikan bahwa FGD ini menjadi ruang terbuka untuk menerima masukan seluas-luasnya dari berbagai pihak.
“Kami mengundang kepala sekolah, guru, alumni, dan pengguna lulusan dari jenjang SD hingga SMA/SMK untuk memberikan pandangan dan evaluasi terhadap kurikulum yang selama ini berjalan,” jelasnya.
Dr. Arif Rahman Aththibby menegaskan bahwa masukan tersebut akan menjadi dasar penyusunan draf kurikulum baru yang selanjutnya akan dibahas lebih lanjut melalui kegiatan workshop kurikulum.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: