UM Metro Perkuat Kampus Profetik Berdaya Saing Global Lewat Kuliah Umum Pascasarjana

UM Metro Perkuat Kampus Profetik Berdaya Saing Global Lewat Kuliah Umum Pascasarjana

UM Metro Perkuat Kampus Profetik Berdaya Saing Global Lewat Kuliah Umum Pascasarjana--Ist

METRO, RADARMETRO.DISWAY.ID - Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro - ummetro.ac.id) menyelenggarakan kuliah umum bertema “Strategi Program Pascasarjana PTMA dalam Penguatan Kampus Profetik Berdaya Saing Global” sebagai bagian dari upaya penguatan visi akademik dan peningkatan kualitas pendidikan Pascasarjana.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus setempat, Sabtu, (07/2/2026) ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika, baik secara luring maupun daring melalui platform digital.

Direktur Program Pascasarjana UM Metro, Prof. Dr. Muhfahroyin, M.T.A., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kuliah umum ini merupakan wahana strategis untuk memperkuat pemahaman mahasiswa dan dosen terhadap arah pengembangan program pascasarjana PTMA yang unggul, berkarakter profetik, dan memiliki daya saing global.

Ia menjelaskan bahwa Program Pascasarjana UM Metro menargetkan terwujudnya Pusat Keunggulan Intelektual Modern Profetik Berdaya Saing Global pada tahun 2030, sebagaimana tertuang dalam visi pengembangan institusi. Konsep profetik tersebut menekankan integrasi antara kekuatan intelektual modern dengan nilai-nilai spiritual dan kenabian.

BACA JUGA:UM Metro dan Universitas Palembang Laksanakan Benchmarking Kurikulum serta Penandatanganan Kerja Sama Akademik

“Keunggulan intelektual modern harus berjalan beriringan dengan nilai profetik. Artinya, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan profesionalitas tetap berpijak pada nilai moral, etika, dan spiritualitas Islam,” ungkap Prof. Muhfahroyin.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan daya saing global program pascasarjana tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi internasional, penguatan riset, serta keterlibatan narasumber dan mitra akademik dari berbagai institusi, baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu, UM Metro terus mendorong implementasi kerja sama melalui MoU, MoA, dan IA yang diisi dengan kegiatan akademik nyata, seperti kuliah umum, penelitian kolaboratif, dan publikasi ilmiah.

Kuliah umum ini juga menghadirkan narasumber dengan kepakaran internasional yang membahas dinamika global, sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mahasiswa pascasarjana UM Metro terhadap tantangan dan peluang pendidikan tinggi di tingkat global.

Sementara itu, Wakil Rektor I UM Metro, Dr. Rahmad Bustanul Anwar, M.Pd., yang mewakili Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi fase awal implementasi pengembangan institusi tahap kedua, termasuk penguatan peran program pascasarjana dalam mewujudkan visi besar universitas.

BACA JUGA:Kabag Kemahasiswaan UM Metro Ikuti Rakernas Puspresma PTMA 2026

Ia menekankan bahwa penguatan kompetensi akademik mahasiswa pascasarjana harus berbasis pada penguasaan teknologi, pengembangan keilmuan yang adaptif, serta internalisasi nilai-nilai profetik dalam praktik akademik dan profesional.

“Kegiatan kuliah umum ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran akademik mahasiswa pascasarjana agar mampu mengintegrasikan kompetensi keilmuan, teknologi, dan nilai-nilai profetik dalam menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan kuliah umum ini, Program Pascasarjana UM Metro diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan keilmuan yang unggul, berkarakter Islami, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Metro dalam mencetak lulusan pascasarjana yang profesional, berintegritas, dan mencerahkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait