Kalurahan Condongcatur Terima Kunjungan Desa Mengwi Bali, Pelajari Keberhasilan Program BKB Juara Nasional

Kalurahan Condongcatur Terima Kunjungan Desa Mengwi Bali, Pelajari Keberhasilan Program BKB Juara Nasional

Kalurahan Condongcatur Terima Kunjungan Desa Mengwi Bali, Pelajari Keberhasilan Program BKB Juara Nasional--Ist

SLEMAN, RADARMETRO.DISWAY.ID – Pemerintah Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten SLEMAN menerima kunjungan orientasi lapangan dari Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Kamis (5/3/2026). Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur.

Sebanyak 78 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan kader Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Desa Mengwi. Rombongan dipimpin langsung oleh Perbekel Mengwi Badung, I Nyoman Suwarjana, SE, bersama Ketua TP PKK Mengwi Badung, anggota BPD BR Peregae, Kepala Pustu Mengwi, serta perwakilan DP2KBP3A.

Kedatangan rombongan diterima oleh Lurah Condongcatur Dr. Reno Candra Sangaji bersama jajaran pemerintah kalurahan, di antaranya Carik, Kamituwa, perwakilan BKKBN DIY, PLKB Kapanewon Depok, serta Ketua BKB Warna-Warni Karangasem Gempol Condongcatur beserta kader Posyandu.

Dalam sambutannya, Lurah Condongcatur Dr. Reno Candra Sangaji menyampaikan selamat datang kepada rombongan dari Bali sekaligus memaparkan profil serta kondisi geografis Kalurahan Condongcatur.

BACA JUGA:Peringatan Nuzulul Quran di Sleman, Harda Kiswaya Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Ia menjelaskan, Kalurahan Condongcatur memiliki luas wilayah sekitar 950 hektare yang terbagi dalam 28 padukuhan, 64 RW, dan 212 RT. Jumlah penduduk mencapai hampir 50 ribu jiwa, ditambah sekitar 30 ribu penduduk musiman seperti mahasiswa dan pekerja.

Menurutnya, Condongcatur dikenal sebagai kawasan pendidikan karena terdapat sejumlah perguruan tinggi dan sekolah ternama. Infrastruktur yang baik serta akses yang mudah menjadikan wilayah ini sebagai salah satu kawasan hunian yang berkembang pesat di Sleman.

“Di tengah heterogenitas penduduk dan transisi menuju kawasan perkotaan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dalam layanan kesehatan dan sosial tetap menjadi prioritas. Salah satunya melalui program Bina Keluarga Balita (BKB),” ujar Reno.

Ia menambahkan, program BKB bertujuan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak balita melalui pemberdayaan keluarga, terutama dalam aspek pengasuhan, perawatan, kesehatan, gizi, dan pendidikan anak sejak dini.

BACA JUGA:Rakor Lintas Sektoral Sleman Siapkan 1.400 Personel, Sinergi Pemkab dan Polresta Amankan Lebaran

Program ini melibatkan kader terlatih yang aktif mendampingi keluarga di tingkat padukuhan. Bahkan, inovasi BKB di Condongcatur berhasil meraih Juara 1 Nasional Perencanaan dan Penganggaran BKB melalui Musrenbang “Pantau BKB MU” pada 2025.

Sementara itu, Perbekel Mengwi Badung Bali, I Nyoman Suwarjana mengatakan kunjungan orientasi ini bertujuan mempelajari keberhasilan Condongcatur dalam pengelolaan program BKB.

Menurutnya, Desa Mengwi pada 2026 berencana mengikuti Lomba Perencanaan dan Penganggaran kegiatan BKB sejak Musrenbang melalui program “Pantau BKB MU”.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: