UM Metro Teguhkan Posisi sebagai Kampus Kompetitif Berbasis Standar Nasional dan Nilai Profetik

UM Metro Teguhkan Posisi sebagai Kampus Kompetitif Berbasis Standar Nasional dan Nilai Profetik

UM Metro Teguhkan Posisi sebagai Kampus Kompetitif Berbasis Standar Nasional dan Nilai Profetik--Ist

Wawancara Khusus Bersama Dr. Muhammad Shofwan Taufiq

 

 

RADARMETRO.DISWAY.ID -- Pada hari ini, media ini melakukan wawancara khusus dengan Dr. Muhammad Shofwan Taufiq selaku Kepala Unit Marketing Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro), guna memperoleh perspektif strategis terkait positioning UM Metro dalam lanskap pendidikan tinggi nasional yang semakin kompetitif dan terstandarisasi. 

Wawancara ini sekaligus menjadi ruang elaborasi untuk menjelaskan arah kebijakan institusi, strategi peningkatan mutu akademik, serta komitmen dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkelanjutan.

Di tengah kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menghadirkan nilai tambah yang kontekstual dengan perkembangan zaman.

Dalam hal ini, UM Metro mengambil peran strategis dengan mengintegrasikan kualitas pendidikan berbasis standar nasional, penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta penyediaan akses pendidikan melalui berbagai skema pembiayaan dan beasiswa. Pendekatan ini menunjukkan bahwa UM Metro tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga memiliki orientasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.

BACA JUGA:Tausiyah Halal Bihalal UM Metro: Silaturahmi Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Ibadah

Keunggulan UM Metro tidak semata terletak pada aspek institusional, melainkan juga diperkuat oleh faktor eksternal berupa karakteristik Kota Metro yang kondusif.

Biaya hidup yang relatif terjangkau, lingkungan sosial yang sederhana dan tidak hedonistik, serta dukungan fasilitas perkotaan yang memadai menciptakan ekosistem pendidikan yang stabil. Kondisi ini menjadi keunggulan komparatif yang secara signifikan mendukung efektivitas proses pembelajaran dan pembentukan karakter mahasiswa.

Menurut Dr. Shofwan, sistem pendidikan tinggi di Indonesia telah mengalami transformasi melalui standarisasi nasional yang ketat, yang dikelola oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM). Standar ini mencakup kurikulum, kualitas dosen, tata kelola kelembagaan, hingga luaran lulusan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kesetaraan standar tersebut menciptakan peluang yang sama bagi seluruh perguruan tinggi.

BACA JUGA:Halal Bihalal UM Metro Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

“Dengan standar yang sama, kampus di daerah seperti Metro memiliki peluang yang sama dengan kota besar. Yang menentukan adalah kualitas dan komitmen dalam menjaga mutu pendidikan,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait