Petani Akan Merugi, PKT Group Pinta Kejati Lampung Buka Blokir PT PSMI

Petani Akan Merugi, PKT Group Pinta Kejati Lampung Buka Blokir PT PSMI

Petani Akan Merugi, PKT Group Pinta Kejati Lampung Buka Blokir PT PSMI--Ist

SEPUTIHRAMAN, RADARMETRO.DISWAY.ID  - Kelompok Tani Mitra Mandiri Sampurna Jaya Pande Ketut Sampurna (PKT) Group yang berada di penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan di wilayah Kabupaten Way Kanan, Lampung, hanya ingin membuka pemblokiran rekening PT PSMI.

Pasalnya, jika rekening PT PSMI terus diblokir. Petani tidak bisa melakukan pemanenan. 

Sebab, panen tebu membutuhkan dana yang besar. Akibatnya, panen tunda petani yang dirugikan. 

Ketua PKT Group Pande Ketut Sampurna mengatakan saat ini petani tebu mengharapkan rekening PT PSMI segera dibuka. Jangan, karena proses hukum berjalan petani merugi. 

BACA JUGA:Media Radar Metro Terima Penyerahan Mahasiswa-mahasiswi FUAD UIN Jusila Dalam Kegiatan PPK

"Kami sebagai petani tidak menuntut banyak. Hanya meminta buka rekening PT PSMI yang di blokir," kata Pande Ketut Sampurna saat ditemui di kediaman di Kampung Rukti Harjo, Kecamatan Seputihraman, Lampung Tengah, Rabu (8/04/2026). 

Pande Ketut Sampurna menjelaskan saat ini sudah memasuki musim panen. Akan tetapi, panen tidak bisa dilakukan sebab rekening sedang diblokir. 

"Panen membutuhkan biaya yang besar. Kalau diblokir begini, bagaimana bisa panen," ujarnya. 

BACA JUGA:Polres Mesuji Perkuat Sinergi Lewat Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas

Masih kata Pande Ketut Sampurna, besok para petani tebu akan melakukan demo di Kejati Lampung. Agar, suara masyarakat suara petani dapat didengar. 

"Kami ingin ada solusi. Semoga, aksi demo besok membuahkan hasil dan petani tidak merugi," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait