Hari Kartini Jadi Refleksi, Perempuan Masa Kini Tampil Lebih Berani dan Inspiratif
Hari Kartini Jadi Refleksi, Perempuan Masa Kini Tampil Lebih Berani dan Inspiratif--Ist
YOGYAKARTA, RADARMETRO.DISWAY.ID — Peringatan Hari Kartini kembali menjadi momen untuk melihat sejauh mana peran perempuan berkembang di berbagai bidang. Di tengah perubahan zaman yang berlangsung cepat, perempuan masa kini dinilai semakin berani tampil, mandiri, dan memberi inspirasi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Emma Rahmi Aryani, mengatakan perubahan tersebut terlihat jelas, terutama di sektor pelayanan publik. Ia menyebut, perempuan kini tidak sekadar hadir, tetapi juga banyak mengisi posisi penting.
“Kalau dilihat di lapangan, tenaga kesehatan seperti dokter dan perawat sebagian besar perempuan. Ini menunjukkan perempuan sekarang semakin percaya diri dan mampu mengambil peran yang lebih besar,” kata Emma, Selasa (21/4/2026).
Menurutnya, kondisi ini menjadi bukti bahwa semangat emansipasi yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini masih terus hidup hingga sekarang. Perempuan tidak lagi hanya identik dengan peran domestik, tetapi juga aktif dalam dunia kerja dan pembangunan.
BACA JUGA:Perempuan Kian Berani Tampil, Semangat Kartini Terus Menguat di Berbagai Bidang
Ia juga menyinggung pentingnya dukungan keluarga dalam perjalanan perempuan untuk berkembang. Peran pasangan, kata dia, menjadi salah satu faktor yang cukup berpengaruh.
“Sekarang sudah banyak suami yang mendukung istrinya untuk berkarier. Ini bagian dari kerja sama dalam keluarga,” ungkapnya.
Di tengah kesibukannya sebagai pejabat publik, Emma Rahmi Aryani mengaku tetap berusaha menjalankan perannya sebagai ibu. Menurutnya, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga adalah hal yang tidak bisa diabaikan.
“Alhamdulillah, walaupun sibuk, anak-anak tetap terurus dan pendidikannya berjalan dengan baik,” katanya.
BACA JUGA:Tuntutan 22,5 Tahun Ibrahim Arief Dipersoalkan, Kuasa Hukum Soroti Inkonsistensi Dakwaan
Ia juga berbagi cerita tentang ketiga anaknya yang kini telah menyelesaikan pendidikan tinggi dan meniti karier di bidang masing-masing, mulai dari kesehatan, akademik, hingga teknologi. Nilai kesederhanaan dan kedisiplinan yang ditanamkan sejak kecil, menurutnya, menjadi bekal penting.
Selain itu, Emma Rahmi Aryani juga menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama terkait perubahan perilaku dan isu kesehatan mental. Ia menilai perkembangan teknologi dan media sosial ikut memengaruhi kehidupan remaja.
“Isu kesehatan mental sekarang jadi perhatian. Kami sudah menyiapkan layanan screening dan pendampingan, termasuk edukasi ke sekolah-sekolah,” tuturnya.
Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan, sebagai upaya menjaga kesehatan fisik dan mental generasi muda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: