Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Metro Naik hingga 30 Persen
Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Metro Naik hingga 30 Persen--Ist
METRO, RADARMETRO.DISWAY.ID – Menjelang Hari Raya Idul adha, geliat penjualan hewan kurban mulai terasa di sejumlah daerah, termasuk di Kota Metro, Lampung. Salah satu peternak sekaligus pemilik usaha ternak Metro Aqiqah, Heri (41), mengungkapkan bahwa tahun ini terjadi sejumlah perubahan signifikan, baik dari sisi harga, permintaan, hingga tantangan di lapangan.
Heri menjelaskan bahwa dirinya telah menekuni usaha peternakan sekaligus penyediaan hewan kurban dan akikah sejak tahun 2017. Selama hampir satu dekade, usahanya terus berkembang dengan menyediakan berbagai jenis hewan kurban, seperti kambing, domba, hingga sapi.
“Untuk kurban, biasanya kami menyediakan kambing dan domba, serta beberapa ekor sapi. Ada ternak milik sendiri, ada juga dari mitra karena kebutuhan cukup tinggi,” ujar Heri saat ditemui, Selasa (28/04).
Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, Heri tidak hanya mengandalkan ternak pribadi, tetapi juga menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra di berbagai daerah, seperti Metro Selatan, Pekalongan, hingga Lampung Tengah. Sistem kemitraan ini dinilai efektif dalam menjaga ketersediaan stok, terutama saat mendekati Idul adha.
BACA JUGA:Wisuda UMALA 2026, Cetak Ratusan Lulusan Berkarakter
“Karena kebutuhan aqiqah dan kurban cukup banyak, stok di kandang kami terbatas. Jadi kami bekerja sama dengan peternak lain, baik untuk pembesaran maupun penyediaan jangka pendek menjelang kurban,” jelasnya.
Dalam menjaga kualitas hewan kurban, Heri menerapkan sejumlah prosedur perawatan dan pemeriksaan kesehatan. Ia menyebutkan bahwa kondisi fisik menjadi indikator utama dalam menentukan kelayakan hewan.
“Dilihat dari mata, apakah cerah atau sayu, dari mulut apakah berbusa, lalu bulunya juga. Kalau kusam biasanya kurang sehat. Setelah datang, hewan juga langsung kami beri obat cacing dan dimandikan untuk menghilangkan kutu,” katanya.
Selain itu, ia menegaskan bahwa hewan kurban harus memenuhi syarat syariat, seperti tidak cacat, tidak pincang, serta memiliki kondisi tubuh yang cukup baik dan tidak kurus. Untuk memastikan hal tersebut, pihaknya juga bekerja sama dengan dinas terkait dan tenaga kesehatan hewan.
“Hewan sebelum kita jual ada pemeriksaan terlebih dahulu dari kesehatan dan kelayakan jual. Itu penting untuk memastikan hewan benar-benar layak,” tambahnya.
BACA JUGA:Pameran 'RANCU' UKMBS Universitas Bandar Lampung Angkat Kolaborasi Seni Rupa dan Multimedia
Dari sisi harga, Heri mengungkapkan adanya lonjakan cukup tinggi pada harga sapi tahun ini. Ia menyebutkan kenaikan mencapai 20 hingga 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya harga sapi berada di kisaran Rp45 juta hingga Rp50 juta per ekor, kini meningkat menjadi Rp58 juta hingga Rp60 juta.
“Kenaikan ini dipengaruhi oleh harga pangkalan sapi impor dari Australia yang naik, karena nilai tukar dolar juga meningkat. Jadi berpengaruh ke harga di sini,” jelasnya.
Sementara itu, harga kambing dan domba relatif stabil, bahkan cenderung sedikit menurun. Meski demikian, Heri memprediksi akan terjadi kenaikan harga menjelang Idul adha, seiring meningkatnya permintaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: