RSU Muhammadiyah Metro, Resmi Melantik Dua Pejabat Struktural
RSU Muhammadiyah Metro, Resmi Melantik Dua Pejabat Struktural --Ist
METRO, RADARMETRO.DISWAY.ID — Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Metro resmi melantik dua pejabat struktural, guna memperkuat manajemen pelayanan, yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, yang berlangsung di Aula AR Fachrudin pada Sabtu, 2/5/2026,
Direktur Utama RSU Muhammadiyah Metro, dr. Nil Rahmayeni, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penguatan sumber daya insani di level manajerial, yang dinilai krusial dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.
Menurutnya, sinergi antar lini menjadi kunci utama dalam mendorong efektivitas pelayanan. Ia menegaskan bahwa pejabat yang baru dilantik diharapkan mampu aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran.
“Sinergi antar lini sangat penting. Kami berharap pejabat yang baru dilantik mampu aktif berkoordinasi dan berkolaborasi dengan seluruh jajaran untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pelayanan,” ujarnya.
BACA JUGA:Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi
Ia menambahkan, penting bagi seluruh elemen rumah sakit, untuk membangun budaya kerja yang dilandasi keikhlasan serta orientasi pelayanan kepada masyarakat.
Hal tersebut, lanjutnya, menjadi fondasi dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Dengan semangat pengabdian, kita jaga kualitas layanan agar rumah sakit terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.
Adapun dua pejabat yang dilantik yakni Klara Sinta, Amd.Kep. sebagai Manajer Pelayanan Pasien (MPP) dan Putri Indah Lestari, Amd.Kep. sebagai Asisten Manajer Rawat Jalan.
BACA JUGA:Simpan Senpira dan Sajam di Mobil, Dua Pria Ditangkap Polisi
Sementara itu, Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) RSU Muhammadiyah Metro, Ns.Shidiq Aprizar, S.Kep., yang hadir mewakili Ketua BPH RSU Muhammadiyah Metro, H.Kasimun, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, jabatan adalah bentuk kepercayaan yang menuntut kinerja nyata dan integritas tinggi.
“Jabatan adalah kepercayaan. Kinerja nyata dan integritas menjadi hal utama yang harus ditunjukkan,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: