Tim PPK Ormawa HIMADIKMI Dampingi KWT Mitra Bunda Siapkan Hasil Panen untuk Pemasaran E-Commerce

Tim PPK Ormawa HIMADIKMI Dampingi KWT Mitra Bunda Siapkan Hasil Panen untuk Pemasaran E-Commerce

Tim PPK Ormawa HIMADIKMI Dampingi KWT Mitra Bunda Siapkan Hasil Panen untuk Pemasaran E-Commerce--Ist

REJO AGUNG, RADARMETRO.DISWAY.ID – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) HIMADIKMI Universitas Muhammadiyah Metro kembali melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui Praktik dan Pendampingan Packing E-Commerce Sayur Hasil Panen KWT Mitra Bunda. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, bertempat di Pojok Inovasi Tani Berkah Desa Rejo Agung, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini diikuti oleh Tim PPK Ormawa HIMADIKMI bersama pengurus dan anggota KWT Mitra Bunda Desa Rejo Agung. Pendampingan difokuskan pada peningkatan keterampilan anggota KWT dalam menyiapkan hasil panen berupa sayuran agar memiliki kualitas dan tampilan yang lebih baik sebelum dipasarkan melalui platform e-commerce.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembelajaran sekaligus praktik langsung mengenai tahapan memilih, memilah, menata, dan mengemas sayuran hasil panen. Sayuran yang akan dipasarkan terlebih dahulu diperiksa untuk memastikan kondisi produk layak jual, kemudian dibersihkan dan dipilah berdasarkan kualitas serta jenisnya.

Tahap penataan dilakukan dengan memperhatikan kerapian dan karakteristik sayuran agar produk tidak mudah rusak selama proses pengiriman. Selanjutnya, sayuran dikemas menggunakan metode yang disesuaikan dengan jenis produk sehingga tetap bersih, rapi, menarik, dan memiliki perlindungan yang memadai selama proses distribusi kepada konsumen.

BACA JUGA:Tim PPK Ormawa HIMADIKMI Latih KWT Desa Rejo Agung Kemas Produk Siap Kirim Melalui E-Commerce

Ketua Tim PPK Ormawa HIMADIKMI, Resdi Nirwanda, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempersiapkan KWT Mitra Bunda menghadapi pemasaran produk pertanian melalui ekosistem digital.

“Sayuran hasil panen memiliki potensi pasar yang besar, tetapi pemasaran melalui e-commerce membutuhkan penanganan yang berbeda dengan penjualan secara langsung. Karena itu, kami mendampingi KWT Mitra Bunda agar mampu memilih, menata, dan mengemas sayuran dengan baik sehingga produk tetap segar, bersih, rapi, dan menarik ketika diterima konsumen,” ujar Resdi.

Sementara itu, Dosen Pendamping PPK Ormawa HIMADIKMI, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kemampuan melakukan packing merupakan bagian penting dari proses digitalisasi pemasaran produk pertanian.

“Ketika produk pertanian dipasarkan secara digital, kualitas produk tidak hanya ditentukan oleh proses budidayanya, tetapi juga bagaimana produk ditangani setelah panen hingga sampai kepada konsumen. Packing yang tepat menjadi bagian dari kualitas pelayanan kepada konsumen. KWT perlu memiliki keterampilan untuk menjaga kualitas, kebersihan, keamanan, sekaligus tampilan produk agar mampu bersaing di pasar digital,” jelas Fajri.

BACA JUGA:Bangun Kepercayaan Diri Sejak Dini, HIMADIKMI UM Metro Latih Kemampuan Komunikasi Anak Desa Rejo Agung

Praktik dilakukan secara langsung dengan melibatkan anggota KWT pada setiap tahapan. Peserta belajar membedakan sayuran berdasarkan kondisi dan kualitas, menentukan produk yang layak dipasarkan, mengatur jumlah atau komposisi dalam satu paket, serta menyesuaikan kemasan dengan kebutuhan pengiriman.

Selain aspek teknis, kegiatan juga memberikan pemahaman bahwa kemasan menjadi bagian dari strategi pemasaran. Tampilan produk yang bersih, rapi, dan menarik dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta memberikan pengalaman positif ketika produk diterima. Oleh sebab itu, KWT didorong untuk mulai menerapkan standar pengemasan yang konsisten pada setiap pesanan.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan KWT Mitra Bunda dalam mengembangkan pemasaran sayuran hasil panen melalui e-commerce. Dengan keterampilan packing yang semakin baik, produk pertanian lokal Desa Rejo Agung diharapkan dapat menjangkau konsumen yang lebih luas tanpa mengabaikan kualitas produk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait