Riset Kolaborasi UM Metro, BRIN, dan Malaysia Terbit di Jurnal Internasional Q2
Riset Kolaborasi UM Metro, BRIN, dan Malaysia Terbit di Jurnal Internasional Q2--UM Metro
METRO, RADARMETRO.DISWAY.ID – Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali memperkuat kiprahnya dalam riset energi terbarukan melalui kolaborasi internasional bersama Kolej Komuniti Segamat, Johor, Malaysia, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Kolaborasi tersebut menghasilkan publikasi ilmiah pada jurnal internasional Chemical Review and Letters Volume 9 Tahun 2026 yang tercatat pada kuartil dua (Q2) berdasarkan SCImago Journal Rank (SJR) 2025.
Publikasi berjudul “The Role of Zeolite Catalysts on Methane and Hydrogen Production Using In-Situ and Ex-Situ Methods in Biomass Pyrolysis” ini mengkaji pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi pirolisis katalitik.
Penelitian tersebut dipimpin Dr. Ir. Dwi Irawan, S.T., M.T., bersama Ir. Bambang Surono, S.T., M.Eng., dari UM Metro, serta melibatkan Azizul Mohd Yusoff dari Kolej Komuniti Segamat, Malaysia, dan Suyatno serta Nurdin Hasananto Teguh dari BRIN.
BACA JUGA:Tanwir I Hizbul Wathan Rampung Digelar, UM Metro Tuai Apresiasi dari Pimpinan HW
Riset ini menjadi bagian dari program Penelitian Kolaboratif Internasional yang didukung pendanaan OPR UM Metro tahun 2025. Kajian berfokus pada pemanfaatan katalis zeolit alam untuk meningkatkan pembentukan gas metana (CH₄) dan hidrogen (H₂) dari limbah kulit kopi.
Pemilihan kulit kopi sebagai bahan penelitian didasarkan pada potensi biomassa yang tersedia di Provinsi Lampung. Limbah hasil pengolahan kopi memiliki kandungan lignoselulosa yang berpotensi dikonversi menjadi energi bernilai tambah melalui teknologi termokimia.
Dalam penelitian tersebut, tim membandingkan tiga konfigurasi pirolisis, yakni proses tanpa katalis, penggunaan katalis zeolit yang dicampurkan langsung dengan biomassa (*in-situ*), serta penggunaan katalis yang ditempatkan terpisah dari biomassa (*ex-situ*).
Hasil penelitian menunjukkan penggunaan katalis zeolit mampu meningkatkan konsentrasi puncak gas metana dan hidrogen dibandingkan proses tanpa katalis. Pada metode *ex-situ*, konsentrasi puncak metana mencapai 569 ppm, sedangkan hidrogen mencapai 842 ppm.
Konfigurasi ex-situ menghasilkan konsentrasi puncak tertinggi di antara metode yang diuji. Temuan tersebut menunjukkan bahwa konfigurasi penempatan katalis memiliki pengaruh terhadap karakteristik pembentukan gas dalam proses pirolisis.
BACA JUGA:Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Tanwir I HW di UM Metro, Bahas Ketahanan Pangan
Hasil penelitian ini sekaligus membuka peluang untuk pengembangan riset lanjutan terkait optimalisasi konversi limbah biomassa menjadi sumber energi alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Perkuat Kerja Sama UM Metro dan BRIN
Capaian publikasi internasional tersebut turut memperkuat kerja sama Fakultas Teknik UM Metro dengan Pusat Riset Teknologi Konversi Energi BRIN.
Kerja sama tersebut dituangkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada 30 Juni 2026 di Kawasan Sains dan Teknologi B.J. Habibie, Serpong, Tangerang Selatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: