UM Metro Perkuat Nilai Keislaman Lewat Transformasi Pembelajaran AIK

Kamis 01-10-2026,09:57 WIB
Reporter : APL-01
Editor : APL-01

Identitas: Meneguhkan ruh keislaman, penciri khas PTMA, dan orientasi capaian.

Pedagogi: Pembelajaran berpusat pada mahasiswa, kontekstual, dan berbasis pengalaman (experiential learning).

Integrasi: Menghubungkan nilai Islam dengan disiplin ilmu modern, profesi, serta kegiatan komunitas.

Evaluasi: Penerapan sistem penilaian autentik dan berjenjang.

Merespons Tantangan Zaman dan  Kedalaman Jenjang

AIK di UM Metro juga diarahkan untuk aktif berdialog dengan Isu-isu kontemporer. Dosen dan mahasiswa didorong membedah etika Artificial Intelligence (AI), fikih hijau (green fiqh), bioetika, etika profesi, hingga ekonomi digital melalui pijakan nilai Shiddiq (jujur), Amanah (terpercaya), dan Fathonah (cerdas & solutif).

BACA JUGA:Perkuat Tata Kelola, UM Metro Serahkan SK Pengangkatan Kepala PA2M dan Kepala LPK

Pendekatan pembelajaran pun dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan:

Program Sarjana (S1): Berfokus pada pemahaman dasar, internalisasi nilai, dan pengaktualisasian AIK dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Program Magister & Doktor (S2/S3): Mahasiswa bertransformasi dari konsumen materi menjadi produsen gagasan. Mereka didorong menghasilkan luaran konkret seperti artikel ilmiah, policy brief, modul, hingga proyek pemecahan masalah sosial.

Melalui transformasi ini, UM Metro optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter profetik, profesional, dan membawa manfaat nyata bagi kemajuan umat dan bangsa.

Kategori :