Sederet Fakta Satpam Curi Beras di Gudang Bulog Metro

Jumat 24-03-2023,21:01 WIB
Reporter : MH Naim
Editor : Devi Oktaviansyah

“Tersangka yang merupakan satpam ini kita amankan saat dia sedang bekerja di gudang itu,” ungkap Kapolsek Metro Barat IPTU Amirul Hasan.

Kepada pihak berwajib, Haikal mengakui telah menggasak beras di gudang bulog tersebut selama dua kali pada saat malam hari. 

Selain itu, dalam melancarkan aksinya itu Haikal dibantu empat orang rekannya.

“Tersangka mengaku melancarkan pencurian pertama pada Minggu (12/3/2023) sekitar pukul 23.00 WIB. Kemudian pencurian kedua dilancarkannya pada Rabu (14/3/2023) sekitar pukul 01.30 WIB,”

3. Terlilit Utang Judi Online

HAT alias Hikal, warga Purwodadi, Trimurjo, Lampung Tengah, harus berhadapan dengan jeruji besi atas tindak pidana pencurian 2 ton beras di Gudang Bulog Ganjaragung, Kota Metro.

Ia yang berprofesi sebagai satpam di gudang tersebut mengaku gelap mata akibat terlilit hutang. Haikal mengakui, hutang yang ia tanggung lantaran kebiasaanya masa lalu dalam melakoni judi online.

“Hasilnya untuk melunasi hutang-hutangnya dulu, dia hutang untuk berjudi online,” ungkap Kapolsek.

Atas tidakan tersebut, Haikal akan dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun kurungan penjara. 

4. Empat Orang DPO

Pasca ditangkapnya pelaku utama yakni, HAT alias Haaikal atas tindak pencurian 2 ton beras senilai Rp.20 Juta milik Gudang Bulog Ganjaragung, Kota Metro, kepolisian setempat menetapkan empat orang masuk daftar pencarian orang (DPO) lantaran diduga terlibat didalamnya.

Ke empat orang tersebut merupakan rekan Haikal yang terlebih dahulu diamankan di Mapolsek Metro Barat. Ke empat DPO itu bertugas membantu proses pencurian hinga menjual beras hasil curian mereka.

“HAT dibantu oleh ke empat temannya yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang yaitu S, Y,  K, dan M,” Imbuhnya.

BACA JUGA:Pemkot Metro Kirimkan 3 Nama Terbaik Hasil Selter 4 JPTP

Kategori :