Tinjau Pembangunan Jalan di Lamteng, Gubernur Mirza Tekankan Pentingnya 'Jaga Jalan'
Tinjau Pembangunan Jalan di Lamteng, Gubernur Mirza Tekankan Pentingnya 'Jaga Jalan'--Ist
RADARMETRO.DISWAY.ID -- Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kembali ditegaskan, tidak hanya dalam membangun jalan, tetapi juga dalam upaya menjaga keberlanjutannya.
Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja intensif Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal ke Kabupaten Lampung Tengah untuk meninjau langsung progres percepatan pembangunan jalan provinsi, Jumat (3/4/2026). Dengan pendekatan yang tegas dalam pengawasan, Gubernur Mirza memastikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai standar kualitas tinggi.
Langkah nyata ini dilakukan dengan peninjauan proses pengerjaan pembangunan ruas jalan Kalirejo–Bangun Rejo di Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah, sebagai bagian dari upaya membangun konektivitas sekaligus membangun pertumbuhan ekonomi warga.
Secara strategis, ruas ini menghubungkan sejumlah jalur penting lainnya, seperti Kalirejo–Padang Ratu, Bangun Rejo–Wates, hingga Kalirejo–Pringsewu.
BACA JUGA:Kiamat Keadilan di Tangan Algoritma: Ancaman 'No Viral, No Justice' bagi Indonesia Emas
Tak hanya itu, pemerintah provinsi juga tengah mempercepat pembangunan di ruas lain, termasuk penanganan ruas Padang Ratu–Kalirejo dan Padang Ratu–Pekurun Udik. Upaya ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak dilakukan secara parsial, melainkan terintegrasi untuk membangun konektivitas antarwilayah.
Berdasarkan data teknis kegiatan tahun 2026, spesifikasi tiga ruas jalan tersebut yaitu:
* Ruas Kalirejo - Bangunrejo: Penanganan sepanjang 5,53 KM dengan perkerasan beton (rigid pavement) senilai Rp 57,75 miliar.
* Ruas Padang Ratu - Pekurun Udik: Penanganan sepanjang 3,5 KM dengan jenis pekerjaan rigid beton senilai Rp 38,39 miliar.
* Ruas Padang Ratu - Kalirejo: Penanganan sepanjang 6,5 KM dengan jenis pekerjaan rigid beton senilai Rp 66,69 miliar.
BACA JUGA:Hadiri Mahasabha XIV KMHDI di Lampung Timur, Ini Pesan Wagub Jihan Nurlela
Ketiga ruas tersebut dikenal sebagai jalur vital dengan kepadatan aktivitas masyarakat yang tinggi, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perdagangan, hingga mobilitas pelajar setiap hari.
Tingginya aktivitas tersebut berbanding lurus dengan kepadatan lalu lintas. Berdasarkan analisis LHR (Lalu Lintas Harian Rata-rata), jalur ini dilalui berbagai jenis kendaraan, termasuk truk bermuatan berat, yang selama ini menjadi salah satu faktor utama percepatan kerusakan jalan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: