Pemilihan Ketua KONI: Jangan Lagi Olahraga Jadi Langganan Kasus
Alfa Dera, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Tengah--Ist
Poin 4 Asta Cita: memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, serta peran pemuda dan penyandang disabilitas.
Kemenpora menurunkannya menjadi tiga fokus: pembudayaan olahraga, peningkatan prestasi, dan pengembangan industri olahraga, termasuk pembentukan Deputi Pengembangan industri olahraga.
Visi ini hanya bisa tercapai jika lembaga seperti KONI bersih dan profesional. Tidak mungkin kita bicara Indonesia Emas 2045 dan Generasi Bugar di atas pondasi laporan fiktif, potongan dana cabor, dan komitmen fee di belakang meja.
Saatnya Olahraga Jadi Industri, Bukan Peminta Gula-Gula Hibah
Kebiasaan mengandalkan dana hibah membuat banyak pengurus olahraga lupa bahwa olahraga modern adalah industri:
Ada potensi hak siar, tiket, sponsorship, merchandise, sport tourism, dan sport entertainment yang bisa memperkuat keuangan cabor.
Hibah seharusnya menjadi stimulan awal untuk membangun ekosistem, bukan “satu-satunya sumber makan” yang kemudian diperebutkan, dipotong, dan dimanipulasi laporannya.
Karena terlalu tergantung pada gula-gula dana hibah, hubungan antara KONI, cabor, dan pihak-pihak tertentu mudah tergelincir menjadi transaksi tidak sehat. Dari sinilah lahir praktik:
“Setoran” untuk mendapatkan porsi anggaran,
Pemotongan dana cabor,
Dan LPJ yang disusun setelah uang habis, bukan sebelum program berjalan.
Sudah saatnya kita berani mengatakan:
“Olahraga jangan lagi hanya mengandalkan gula-gula dana hibah. Jangan sampai olahraga berubah menjadi olah hati karena hati kita kotor oleh potongan dan rekayasa laporan. Mari bersihkan hati dan tata kelola.”
Rekomendasi: Memilih Ketua KONI dengan Cara yang Benar
Agar KONI tidak lagi menjadi pintu masuk perkara, beberapa langkah konkret bisa ditempuh, termasuk di Lampung Tengah:
1. Proses pemilihan yang terbuka dan berbasis kriteria
Tetapkan syarat jelas: rekam jejak bersih, pengalaman di dunia olahraga, integritas, dan kapasitas manajerial.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: