Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri

Ramadan Tersisa 10 Hari: Perkuat Ibadah Menjemput Idulfitri

Rahmat Rahman (nama hijrah Andre Hariyanto saat menimba ilmu di Pondok Pesantren).--Ist

Hari Raya Idulfitri memiliki makna yang sangat mendalam. Kata Idulfitri berasal dari kata fitrah yang berarti kembali kepada kesucian. Setelah menjalani latihan spiritual selama Ramadan, umat Islam diharapkan kembali menjadi pribadi yang lebih baik, lebih sabar, lebih peduli terhadap sesama, serta lebih dekat kepada Allah SWT.

Momentum ini juga menjadi waktu yang penuh kebahagiaan, di mana umat Islam saling bersilaturahmi, saling memaafkan, serta memperkuat hubungan persaudaraan.

Refleksi di Penghujung Ramadan

Dengan semakin dekatnya Idulfitri, umat Islam diingatkan untuk tidak terlena dengan kesibukan persiapan duniawi semata. Justru sebaliknya, sepuluh hari terakhir Ramadan seharusnya menjadi momentum terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh.

Sebab, tidak ada yang mengetahui apakah kita masih akan dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun berikutnya.

Oleh karena itu, mari manfaatkan sisa hari di bulan suci Ramadan dengan sebaik-baiknya. Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang mendapatkan ampunan, keberkahan, serta kemenangan di Hari Raya Idulfitri.

Wallahu a’lam bishawab.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: