Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Soal Money Politic

Bawaslu Ingatkan Peserta Pemilu Soal Money Politic

Foto : Ketua Bawaslu Kota Metro, Mujib, Jumat (21/7/2023).-(Ria Riski A.P)-

RADARMETRO - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Metro mengingatkan para peserta pemilihan umum (Pemilu) untuk tak melakukan praktek Money Politic (Politik Uang). Bawaslu akan menindak para peserta yang terbukti melakukan kecurangan tersebut. 

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kota Metro, Mujib, Jumat (21/7/2023).

Ia mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Penegakkan Hukum Pemilu (Gakkumdu) akan menindak menindak para pelanggar aturan Pemilu.

Penindakan akan dilakukan baik yang terbukti maupun terduga yang melakukan praktek tersebut. 

"Jadi Bawaslu bersama Gakumdu akan melakukan penindakan. Penindakan ini baik yang terbukti maupun yang terduga melakukan perbuatan melanggar," terangnya.

Karenanya, Bawaslu Metro akan menerjunkan tim untuk melakukan  pengawasan. Nantinya tim akan bertugas pada tahapan yang rawan terhadap money politic.

BACA JUGA:Gotong Royong Bersihkan Sampah, Polisi: Kami Peduli

"Jadi ada tahapan yang rawan terhadap praktek Money Politic ini. Diantaranya pada masa kampanye, masa hari tenang, dan masa pencoblosan," paparnya.

Ia menjelaskan, bagi peserta pemilu yang terbukti melakukan pelanggaran maka akan diproses secara hukum. Peserta akan dibawa ke meja hijau jika terbukti melakukan pelanggaran  peraturan pemilu.

"Jadi jika ada yang terbukti melakukan money politic, maka akan dibawa ke meja pengadilan. Tidak perlu tangkap tangan, kalau cukup bukti dan sesuai batas waktu pelaporannya maka akan kami proses," tegasnya. 

Karenanya ia berharap para peserta pemilu bisa mengedukasi masyarakat untuk cermat dalam memilih. Kemudian tidak melakukan pelanggaran melalui praktek politik uang.

BACA JUGA:Pemkab Indramayu Suarakan Peran Penting Perempuan dan Kesetaraan Gender di Hari Kependudukan Dunia 2023

"Berikanlah pendidikan politik yang bagus. Untuk yang dibolehkan sesuai aturan itu hanya pemberian cinderamata atau bahan kampanye," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: