Bahaya Cuaca Ekstrem Warga Metro Diimbau Waspada

Bahaya Cuaca Ekstrem Warga Metro Diimbau Waspada

Foto : Walikota Metro Wahdi menyerahkan bantuan korban yang rumahnya tersambar petir di Kelurahan Yosodadi, Metro Timur, Jumat (10/3/2023).-(Ria Riski Ap)-

RADARMETRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro  melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Ini menyusul cuaca ekstrem yang terjadi beberapa minggu terakhir ini. 

Demikian disampaikan Kepala BPBD Kota Metro Firdaus Saparyani pada Jumat, (27/1/2023). Ia mengatakan, saat ini cuaca sedang tidak menentu. Terkadang pagi panas, namun siang tiba-tiba hujan disertai angin kencang. 

"Kadang juga seharian hujan. Makanya masyarakat harus waspada," ujarnya. 

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan bekerjasama dengan stakholder dan masyarakat untuk mengatasi bencana secara bersama-sama. Ini terutama bagi masyarakat Kota Metro yang tinggal di lokasi rawan bencana. 

"Metro terbilang aman dari berbagai bencana. Jika ada, mungkin hujan deras yang disertai angin kencang. Jadi, kami akan berikan surat edaran untuk kelurahan agar dapat mengimbau masyarakat menjaga kelestarian lingkungan," katanya.

BACA JUGA:Kunjungi Korban Tersambar Petir, Walikota Metro Ingatkan BPPD Lakukan Antisipasi 

Menurut Firdaus, ada beberapa titik yang patut diwaspadai jika terjadi hujan besar, sehingga menimbulkan genangan air. Pihaknya memastikan, genangan air akibat hujan itu hanya berlangsung singkat.

Lokasi tersebut di antaranya, Jalan Raya Stadion Kelurahan Tejoagung, Jalan Tongkol Kelurahan Iringmulyo, Jalan Lawu Kelurahan Yosorejo, Jalan Imam Bonjol Kelurahan Hadimulyo Barat serta daerah mekarsari Kelurahan Hadimulyo Timur.

"Genangan air itu karena daya resapan air minim. Tapi, genangan air itu pun tidak terjadi lama. Kurang lebih 2 jam, genangan air akan surut. Walaupun begitu, kondisi itu pun tetap merugikan masyarakat," ungkapnya. 

Diakuinya, langkah penanggulangan bencana juga dilakukan dengan dibantu para relawan yang sudah disiapkan di masing-masing kelurahan. Dengan begitu ketika ada bencana petugas akan cepat tanggap untuk dapat melakukan pertolongan. 

"Relawan kami di masing-masing kelurahan ada dua orang. Setiap ada kejadian mereka langsung melapor ke kami," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: