Berulang Kali Disetubuhi Pengangguran, Mawar Hamil 2 Bulan

Berulang Kali Disetubuhi Pengangguran, Mawar Hamil 2 Bulan

Foto: Pelaku kejahatan saat diamankan aparat.-(Gunawan)-

RADARMETRO - Aparat Polsek Seputih Surabaya, Polres Lampung Tengah, Polda Lampung mengamankan seorang pemuda pengangguran lantaran diduga telah menghamili kekasihnya, Selasa (2/5/2023).

Terungkapnya persetubuhan antara SS (25), warga Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya dan korban Mawar tersebut bermula dari kecurigaan orangtua korban.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Seputih Surabaya Iptu Jufriyanto mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.

Menurut Iptu Jufriyanto, ia curiga putrinya yang telah berusia (15) tahun namun belum juga datang bulan (menstruasi). Ayah dan ibunya mencoba bertanya kepada Mawar.

"Nak kok kamu udah gede kok belum datang bulan?" kira-kira demikian pertanyaan orangtua korban seperti ditirukan kapolsek.

Iptu Jufriyanto mengatakan, orangtua korban khawatir jika putrinya mengidap penyakit yang mengakibatkan Mawar tak kunjung menstruasi.  Mawar dibawa ke sebuah rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan. Namun batapa kagetnya orangtua setelah mendapatkan penjelasan dari petugas kesehatan bahwa Mawar tidak mengidap penyakit apapun, melainkan sedang hamil dua bulan.

BACA JUGA:25 Ekor Sapi di Metro Terpapar LDS, DKP3 Gencar Lakukan Pengobatan

"Orangtua Mawar langsung mengintrogasi korban untuk menanyakan siapa laki-laki tersebut yang sudah berani menghamili putrinya," kata Kapolsek.

Mawar pun langsung menjawab bahwa lelaki yang menggagahinya adalah SS, seorang pemuda pengangguran yang tak lain adalah kekasih hatinya. Kapolsek mengatakan, pelaku ditangkap atas laporan orangtua korban yang tidak terima putrinya disetubuhi oleh pelaku hingga hamil dua bulan.

SS dan korban beberapa kali melakukan tindakan layaknya suami istri. Yang paling ekstrim mereka melakukannya di sebuah jembatan. Lalu berlanjut hingga berulang kali di beberapa tempat. Namun menurut pengakuan pelaku terhadap petugas pemeriksa, lebih banyak mereka bersetubuh justru di rumah SS.

"Tak terima dengan ulah pelaku, orangtua korban langsung melaporkan pelaku (SS) ke Polsek Seputih Surabaya," ujar Iptu Jufriyanto.

“Pelaku langsung kami amankan dalam hitungan jam setelah menerima laporan dari orangtua korban. Pelaku kami amankan di rumahnya tanpa ada perlawanan,” kata Kapolsek.

Saat ini tersangka SS dan barang bukti diamankan di Mapolsek Seputih Surabaya guna pengembangan lebih lanjut.

BACA JUGA:Tigabelas Kali Berturut, Pemkot Metro Raih Penghargaan WTP dari BPK RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: