Wow.... 175 Ekor Hewan Kurban di Metro Terinfeksi Cacing Hati

Wow.... 175 Ekor Hewan Kurban di Metro Terinfeksi Cacing Hati

Foto : Tim pengawas hewan kurban DKP3 menemukan ratusan hewan kurban di Kota Metro terinfeksi cacing hati atau Fasciola Hapatica.-(Sumber : DKP3 Kota Metro)-

RADARMETRO - Sebanyak 175 dari 2.807 ekor hewan kurban di Kota Metro terinfeksi cacing hati atau Fasciola Hapatica.

Penemuan tersebut diketahui berdasarkan hasil  pengawasan kesehatan hewan kurban oleh tim pengawas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3). 

Dikonfirmasi awak media Kepala DKP3 Kota Metro Hery Wiratno melalui Kabid Peternakan DKP3 Lina Oktira membenarkan penemuan tersebut.

Ia menjelaskan, dari 175 temuan hewan kurban yang terinfeksi cacing hati tersebut terdiri sapi dan kambing.

Dimana masing-masing 153 ekor diantaranya sapi dan 22 ekor kambing atau domba.

"Jadi dari hasil pemantauan tim pengawas ditemukan ada 175 ekor yang terinfeksi cacing hati. Untuk yang terkena penyakit cacing hati ini ada 153 ekor sapi atau kerbau dan 22 ekor kambing atau domba," jelasnya, Selasa (4/7/2023). 

Dikatakannya, dari temuan cacing hati tersebut tidak semuanya rusak parah dan tidak dapat dikonsumsi. Namun ada bagian hati yang masih bisa dikonsumsi.


Foto: Bagian Hati-(Sumber: DKP3 Kota Metro)-

BACA JUGA:Sapi Kurban di Pesisir Barat Terjangkit Cacing Pita

"Jadi ada yang masih bisa, ada yang tidak. Kalau kerusakan sudah menyeluruh, kita minta diafkir atau dibuang semuanya. Tapi kalau yang tidak parah, yang belum ada cacingnya masih bisa digunakan atau dikonsumsi," terangnya. 

Diakuinya, selain temuan cacing hati tim petugas juga menemukan 1 ekor kambing yang didiagnosa menderita gangguan hati atau Sirosis Hati. Kemudian juga ditemukan 18 ekor hewan kurban yang menderita Pneumonia (Radang Paru-Paru). 

"Untuk Pneumonia ditemukan di 9 ekor kambing atau domba dan 9 ekor sapi atau kerbau. Ada PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) juga dengan gejala ringan, 2 ekor sapi yang berasal dari luar Kota Metro," paparnya. 

Tidak hanya itu, lanjut Lina, pada pengawasan hewan kurban tahun ini tim pengawas juga menemukan 2 ekor sapi yang terinfeksi Lumpy Skin Diseases (LSD). Kedua sapi tersebut diketahui berasal dari luas Kota Metro. 

"Ada LSD juga gejala ringan 2 ekor sapi dari luar Kota Metro. Untuk sapi ini masih bisa dikonsumsi. Tapi kami minta bagian yang terlihat gejala penyakitnya untuk dibuang," tegasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: