RSUD Tubaba Segera Dibangun, Usulan Eks PJ Bupati Firsada Berbuah Manis

RSUD Tubaba Segera Dibangun, Usulan Eks PJ Bupati Firsada Berbuah Manis

RSUD Tubaba Segera Dibangun, Usulan Eks PJ Bupati Firsada Berbuah Manis--Ist

PANARAGAN, RADARMETRO.DISWAY.ID -- Usulan pembangunan peningkatan kelas dari tipe D ke tipe C, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, oleh eks Penjabat (PJ) Bupati Tubaba Muhammad Firsada, tahun 2024 berbuah manis. 

Hal tersebut ia perjuangkan upaya peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di Kabupaten Tulangbawang Barat dapat lebih maksimal, utamanya bermanfaat bagi khalayak umum. 

Bukti nyata kinerja mantan Pj Bupati Tubaba M. Firsada bukan isapan jempol, itu terlihat pasca pihak 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) melakukan verifikasi lapangan kesiapan pelayanan dialisis (hemodialisis/cuci darah di RSUD Kabupaten setempat, pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wib. 

BACA JUGA:Jumat Berkah, Sat Binmas Polres Mesuji Bagikan Paket Sembako

“Ya pembangunan RSUD ini masih usulan pak Firsada, tepatnya akhir tahun 2024 lalu” Kata Direktur RSUD Pramono Satrio Wibowo, via telepon. 

Menurutnya, Verifikasi tersebut merupakan tahapan penting dalam proses perizinan sebelum layanan cuci darah resmi dioperasikan. Tim Kemenkes menilai kesiapan rumah sakit secara menyeluruh, meliputi sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga kesiapan alat kesehatan penunjang pelayanan dialisis. 

“Hasil verifikasi akan disampaikan Kemenkes kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dalam waktu sekitar satu minggu. Kami menargetkan, operasional pada Maret 2026 mendatang” Katanya.

Lanjut dia, pihak RSUD telah menyiapkan 10 tempat tidur hemodialisis dengan kapasitas pelayanan hingga 20 pasien per hari. Namun demikian, karena mayoritas pasien merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), rumah sakit masih harus melalui proses credentialing dengan BPJS Kesehatan.

BACA JUGA:Ultimatum Keras Kejari Lamteng: Pidsus 'Nir-Produk' Siap Dicopot, Penyelidikan CSR hingga Laporan Dana Hibah

Selain verifikasi layanan dialisis, tim Kemenkes juga sekaligus melihat kesiapan bantuan pembangunan fisik gedung RSUD Tubaba yang didukung melalui program PHTC (Program Hasil Terbaik Cepat).

“Saat ini proses lelang proyek pembangunan telah selesai dan dimenangkan oleh PT PP (Persero) dengan nilai hasil lelang sebesar Rp.128 miliar dari pagu awal Rp130 miliar” Jelasnya. 

Untuk titik lokasi pembangunan gedung baru bantuan dari APBN Pemerintah Pusat itu direncanakan berada di area tengah RSUD, di antara Gedung A dan Gedung D.

“Kita masih menunggu arahan Kemenkes terkait waktu pelaksanaan pembangunan gedung baru di Tubaba, apakah diawali dengan peletakan batu pertama secara simbolis atau langsung dimulai pembangunan fisik. Sesuai kontrak, proyek tersebut ditargetkan rampung paling lambat November 2026. Tentunya ini menjadi langkah positif peningkatan pelayanan RSUD yang lebih baik kedepannya, sekaligus mensupport layanan hemodialisis yang akan segera kita jalankan maupun layanan lainnya” Terangnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: