Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Program RTLH, Target 200 Rumah Diperbaiki pada 2026

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Program RTLH, Target 200 Rumah Diperbaiki pada 2026

Pemkot Yogyakarta Lanjutkan Program RTLH, Target 200 Rumah Diperbaiki pada 2026--Ist

YOGYAKARTA, RADARMETRO.DISWAY.ID – Pemerintah Kota YOGYAKARTA kembali melanjutkan program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) melalui skema gotong royong di dua lokasi, yakni Kelurahan Purwokinanti dan Kelurahan Wirogunan, Minggu (12/4/2026).

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, mengatakan program tersebut menyasar warga dengan kondisi hunian tidak sehat dan tidak layak, terutama bagi kelompok rentan.

“Rumah seperti ini tidak memenuhi syarat kelayakan, karena fasilitas dasar seperti dapur, kamar, dan WC menyatu. Ini tentu tidak sehat, apalagi bagi anak-anak,” ujar Hasto saat meninjau lokasi.

Perbaikan rumah dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak tanpa menggunakan anggaran pemerintah, baik APBD maupun APBN. Dukungan berasal dari sektor swasta dan perangkat daerah.

BACA JUGA:Film 'Dalam Sujudku' Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata Rumah Tangga dan Nilai Spiritual

Bantuan di antaranya diberikan oleh DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY bersama DM Property melalui program CSR sebesar Rp20 juta untuk masing-masing rumah. Selain itu, bantuan material berupa semen juga disalurkan oleh Wali Kota, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Pertanian dan Pangan.

Hasto menjelaskan, pendekatan gotong royong dipilih sebagai solusi atas kendala administratif, seperti status kepemilikan lahan yang belum jelas, sehingga tidak dapat dibiayai melalui anggaran pemerintah.

“Tanpa APBD dan APBN, program ini tetap bisa berjalan karena dukungan berbagai pihak. Ini menjadi solusi untuk persoalan yang tidak bisa diintervensi secara anggaran,” jelasnya.

Ia menambahkan, program RTLH telah menunjukkan hasil pada tahun sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 82 unit rumah berhasil diperbaiki. Sementara pada 2026, pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 200 unit rumah.

BACA JUGA:Stok LPG 3 Kg di Metro Barat Stabil, Pangkalan Pastikan Pasokan Aman

Salah satu penerima bantuan, Partini (70), warga Wirogunan, mengaku bersyukur atas perbaikan rumah yang akan dilakukan. Ia menyebut kondisi rumahnya selama ini kerap terdampak banjir karena berada di dekat sungai.

“Alhamdulillah, saya senang sekali rumah akan diperbaiki. Selama ini sering kebanjiran,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait