BPS Sleman Canangkan Desa Cantik di Tempel, Danang Dorong Pembangunan Berbasis Data

Rabu 15-04-2026,13:40 WIB
Reporter : Faqih
Editor : APL-01

SLEMAN, RADARMETRO.DISWAY.ID — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Kapanewon Tempel, Selasa (14/4/2026). Kegiatan berlangsung di Kantor Kalurahan Margorejo dan dihadiri Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, bersama jajaran.

Pada tahun ini, program Desa Cantik menyasar tiga kalurahan di Kapanewon Tempel, yaitu Margorejo, Pondokrejo, dan Sumberrejo. Pencanangan ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong, penandatanganan piagam, serta penyematan selempang kepada agen statistik di masing-masing kalurahan.

Kepala BPS Sleman Widhi Pranowo menjelaskan, program Desa Cantik dirancang untuk meningkatkan literasi dan kesadaran statistik di tingkat desa. Selain itu, program ini juga mendorong keterlibatan aktif perangkat kalurahan dan masyarakat dalam kegiatan statistik.

“Ini juga bagian dari upaya standarisasi pengelolaan data statistik, sehingga kualitas dan keterbandingan indikator bisa tetap terjaga,” ujar Widhi.

BACA JUGA:RS Condong Catur dan Pemkal Condongcatur Perkuat Sinergi Tekan Stunting

Ia menambahkan, pemanfaatan data statistik yang optimal diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Program Desa Cantik sendiri sudah berjalan di Sleman sejak 2022. Sejumlah kalurahan sebelumnya telah lebih dulu menjadi bagian dari program ini, di antaranya Ambarketawang di Gamping, Mergoagung di Seyegan, Wukirsari di Cangkringan, serta Mororejo di Tempel.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan apresiasi atas inisiatif BPS Sleman tersebut. Menurutnya, Desa Cantik menjadi langkah strategis dalam mendorong pembangunan yang berbasis data akurat dan mutakhir.

“Melalui program ini, kalurahan diharapkan mampu mengenali potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakatnya secara mandiri dengan berbasis data,” kata Danang.

Ia menegaskan, penguatan data di tingkat desa menjadi faktor penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman. (Faqih).

Kategori :