Jogja Coffee Week 2026 Digelar, Hadirkan 197 Booth dan Lebih dari 600 Brand Kopi

Sabtu 05-09-2026,17:21 WIB
Reporter : Faqih
Editor : APL-01

YOGYAKARTA, RADARMETRO.DISWAY.ID – Jogja Coffee Week (JCW) 2026 resmi dibuka di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, Jum'at (4/9/2026). Memasuki penyelenggaraan keenam, festival kopi tersebut menghadirkan 197 booth dengan lebih dari 600 brand dari berbagai sektor industri kopi.

Ketua Organizing Committee (OC) Jogja Coffee Week 2026, Rahadi Saotata Abra, mengatakan penyelenggaraan tahun ini mengalami sejumlah peningkatan, baik dari sisi jumlah peserta maupun program yang dihadirkan.

"Setelah ke-6 kalinya kami menjalankan Jogja Coffee Week, untuk tahun ini kami laporkan bahwa Jogja Coffee Week ke-6 ini bisa menghadirkan 197 booth dan mungkin lebih dari 600 brand," ujar Rahadi dalam pembukaan Jogja Coffee Week 2026, Jum'at (4/9/2026).

Menurut Rahadi, JCW 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk kopi, tetapi juga diarahkan sebagai ruang untuk memperkuat ekosistem dan bisnis kopi nasional.

Salah satu agenda baru tahun ini adalah Indonesia Coffee Business Summit (ICBS) yang akan digelar Sabtu (5/9/2026). Forum tersebut merupakan hasil kolaborasi Jogja Coffee Week dengan Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI).

BACA JUGA:Pengemudi Avanza Terjun ke Rawa di Lampura, Ternyata Masuk DPO Narkoba

Indonesia Coffee Business Summit diharapkan menjadi forum strategis untuk membahas berbagai persoalan dan perkembangan industri kopi, sekaligus menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pertimbangan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan.

"Tujuannya untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan atau keputusan-keputusan terkait dunia kopi," kata Rahadi.

Ia berharap forum tersebut dapat menjadi agenda tahunan yang digelar bersamaan dengan Jogja Coffee Week.

Green Bean Competition Diikuti Peserta dari Aceh hingga Papua

Selain pameran dan forum bisnis, Jogja Coffee Week 2026 kembali menggelar Green Bean Competition atau kompetisi biji kopi.

Tahun ini, panitia menghimpun sekitar 150 sampel biji kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta kompetisi berasal dari sejumlah wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua Pegunungan.

Kompetisi tersebut mempertandingkan tiga kategori, yakni Arabica, Robusta, dan Liberica.

Rahadi mengatakan, kompetisi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memberikan apresiasi kepada petani kopi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi produk mereka.

BACA JUGA:Koalisi Aktivis Mahasiswa Nusantara Kembali Gelar Aksi Jilid II, Ini Tuntutannya!

Tahun ini, para petani yang berhasil menjadi pemenang juga mendapatkan penghargaan berupa Piala Raja.

Kategori :