Mengetahui banyak hal belum tentu menjadikan seseorang bijaksana. Sebaliknya, kebijaksanaan sering kali dimulai dari kesediaan untuk mengakui bahwa masih banyak hal yang belum kita ketahui.
Mungkin itulah salah satu makna perjalanan Bima yang patut terus kita renungkan, terlebih ketika dunia semakin dipenuhi informasi dan manusia semakin mudah merasa memiliki jawaban atas segala persoalan.
Sebab, pada akhirnya, bukan seberapa banyak yang kita ketahui yang paling menentukan nilai pengetahuan, melainkan seberapa besar manfaatnya bagi orang lain dan seberapa bijak kita menggunakannya.