Peratin Marang, Surdi mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab pasti bentrokan berdarah tersebut. Namun yang jelas bentrok itu melibatkan masyarakat petani dengan sejumlah orang dari PT KCMU.
"Kejadian itu menyebabkan beberapa warga mengalami luka bacok dan sempat dilarikan ke Puskesmas Biha.
Dalam kejadian itu juga ada satu unit mobil pick up Mitsubishi L300 di lokasi kejadian yang dibakar," kata Surdi.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Biha, Abdullah Laupe, S.K.M, M.M., membenarkan jika ada warga yang dilarikan ke Puskesmas Biha karena mengalami luka bacok akibat bentrokan yang terjadi di Pekon Marang tersebut.
Adapun warga yang mendapat perawatan di Puskesmas Biha ini yakni atas nama Dedi, warga Pekon Pagar Bukit, Kecamatan Bangkunat. Ia mengalami luka bacok di bagian punggung kanan dan kiri.
"Kemudian, Sutejo warga Pekon Tanjung Kemala, Kecamatan Bangkunat. Dia mengalami luka bacok di bahu kiri sampai ke tulang dan untuk pasien ini harus mendapat penanganan lebih intensif," jelas Abdullah Laupe.
Selanjutnya, pasien atas nama Kadi Suswanto, warga Pekon Pagar Bukit, Kecamatan Bangkunat mengalami luka lecet di bagian dada.
Lalu Bardi Arza warga Pekon Sumber Agung, Kecamatan Ngambur, mengalami luka lecet di bagian dada.
"Ada dua pasien yang mengalami luka serius, dan saat ini masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Biha," ujar kepala puskesmas.
BACA JUGA:Unit PPA Polres Way Kanan Tangkap Tersangka Pencabulan yang Sembunyi di Area Kebun Karet
Terpisah, Kapolsek Pesisir Selatan Iptu. AM Larsatmo, mewakili Kapolres Pesisir Barat AKBP Alsyahendea, S.I.K, M.H., membenarkan adanya bentrokan tersebut.