Targetkan Rampung Pertengahan Desember, Walikota Ingatkan OPD Percepat Pembangunan

Rabu 06-09-2023,18:07 WIB
Reporter : Ria Riski AP
Editor : Devi Oktaviansyah

RADARMETRO - Walikota Metro Wahdi mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera mempercepat proses pembangunan. 

Demikian disampaikan Wahdi dikonfirmasi awak media usai memimpin rapat koordinasi (Rakor) di Aula Pemerintah Kota Metro, Rabu (6/9/2023). 

Ia mengatakan, proses pembangunan 

ditargetkan rampung pertengahan Desember mendatang. Karenanya kepada OPD diminta agar melakukan percepatan. 

"Pembangunan harus dijalankan semuanya. Jadwalnya sudah ada, waktu sudah semakin mepet," pesannya. 

Menurutnya, beberapa point lain juga disampaikan dalam rakor tersebut. Ini seperti melakukan mitigasi dan potensi-potensi yang tidak diinginkan. 

"Mengantisipasi hal-hal yang menimbulkan potensi-potensi yang tidak diinginkan. Artinya mitigasi El Nino dan sebagainya kita bicarakan (dalam rakor)," terangnya. 

Lebih lanjut, Wahdi mengemukakan, bahwa penguatan ujung tombak dan pelayanan masyarakat juga harus dilakukan. Seperti pembangunan fasilitas kesehatan dan kelurahan. 

BACA JUGA:Walikota Ingatkan Camat dan Lurah Awasi Proyek Pembangunan

"Penguatan di ujung tombak kelurahan, semua pelayanan-pelayanan yang mendekatkan diri kepada masyarakat.

Puskesnya bagus, kelurahannya bagus, menggerakan masyarakat dan pemberdayaan," ungkapnya. 

Karenanya ia kembali menegaskan kepada OPD untuk segera melaksanakan pembangunan sesuai dengan target. Seperti di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) yang harus rampung pada akhir November. 

"Jalan sudah, untuk Diperkim berharap di November akhir selesai semua. Untuk di PUTR, dinas-dinas lain paling tidak di pertengahan Desember. Karena laporan akhir itu paling tidak di titik pertengahan 15 sudah. Sudah itu sudah selesai gak boleh lewat dari itu," tegasnya. 

Ia menjelaskan, untuk tahun ini Pemkot telah menganggarkan pengerjaan proyek pembangunan senilai Rp90 milyar. Diantaranya untuk perbaikan jalan, perkantoran dan lainnya. 

"Jalan Rp22 milyar, untuk gedung dan semuanya Rp56 milyar. Untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) jalan Rp7 milyar. Kemudian untuk fisik bangunan dan sebagainya total Rp90 milyar," bebernya. 

Kategori :