Bulog DIY Percepat Bantuan Pangan, Jaga Ketersediaan dan Harga Tetap Stabil

Bulog DIY Percepat Bantuan Pangan, Jaga Ketersediaan dan Harga Tetap Stabil

Bulog DIY Percepat Bantuan Pangan, Jaga Ketersediaan dan Harga Tetap Stabil--Ist

YOGYAKARTA, RADARMETRO.DISWAY.ID — Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (Bulog DIY) mempercepat distribusi bantuan pangan kepada masyarakat usai Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 2026. Upaya ini dilakukan untuk memastikan pasokan tetap tersedia sekaligus mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Salah satu penyaluran berlangsung di Kelurahan Bumijo, Kemantren Jetis, Kota Yogyakarta, Kamis (26/3/2026), dengan jumlah penerima mencapai 991 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Dalam kegiatan tersebut, masing-masing penerima memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama setelah meningkatnya pengeluaran selama masa Lebaran.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyebut percepatan distribusi menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas pasar setelah Idul Fitri.

BACA JUGA:Wabup Sleman Tinjau Layanan Publik Usai Lebaran, Pastikan Pelayanan Kembali Normal

"Setelah Lebaran, kami mempercepat penyaluran bantuan agar pasokan tetap terjaga dan harga tidak melonjak. Stok juga kami pastikan dalam kondisi aman," kata Dedi.

Ia menambahkan, Bulog DIY terus berupaya menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan ketepatan sasaran, waktu, dan jumlah agar bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penyaluran bantuan tidak hanya dilakukan di Kota Yogyakarta, tetapi juga serentak di sejumlah daerah lain dalam wilayah kerja Bulog DIY. Kantor Cabang Banyumas menyalurkan bantuan di Desa Klapagada, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, sementara Kantor Cabang Magelang melakukan distribusi di Desa Bejiarum, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.

Menurut Dedi, program ini tidak hanya membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat, tetapi juga berperan menjaga keseimbangan pasokan di pasar sehingga harga tetap terkendali.

BACA JUGA:Tingkatkan Kesiapan, Polres Mesuji dan PT SIP Gelar Apel Pencegahan Karhutla

"Bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) oleh BULOG, sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok pangan nasional dari tingkat produsen hingga konsumen," jelasnya.

Melalui percepatan ini, Bulog DIY bersama pemerintah berharap masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, baik sebelum maupun setelah periode Idul Fitri. (Faqih).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: