PPK ORMAWA HIMADIKMI Evaluasi Program dan Serahkan Sarana Pendukung kepada Mitra di Desa Rejo Agung
PPK ORMAWA HIMADIKMI UM Metro kembali mengevaluasi program Juni serta menyerahkan sarana pendukung untuk memperkuat pemberdayaan warga Desa Rejoagung.--UM Metro
REJO AGUNG, RADARMETRO.DISWAY.ID – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) HIMADIKMI FKIP Universitas Muhammadiyah Metro melaksanakan kegiatan Evaluasi PPK ORMAWA HIMADIKMI Bulan Juni dan Penyerahan Sarana Pendukung pada Selasa (14/7/2026) di Pojok Lingkungan Berdaya, Desa Rejo Agung. Kegiatan ini dihadiri oleh 18 peserta yang terdiri atas Tim PPK ORMAWA HIMADIKMI, dosen pendamping, Pemerintah Desa Rejo Agung, anggota PKK, Kelompok Wanita Tani (KWT), Bank Sampah, dan Remaja Islam Masjid (RISMA).
Kegiatan diawali dengan pemaparan hasil pelaksanaan program PPK ORMAWA selama bulan Juni yang mencakup berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di bidang literasi, lingkungan, kewirausahaan, dan digitalisasi UMKM. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi evaluasi dan diskusi untuk meninjau capaian program, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan kegiatan, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan dan penguatan program pada tahapan berikutnya.
Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan seluruh mitra program. Berbagai masukan dan saran dari pemerintah desa maupun organisasi masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat yang nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat Desa Rejo Agung.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan program, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sarana pendukung kepada mitra yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai aktivitas pemberdayaan masyarakat dan pengembangan pojok literasi maupun program tematik lainnya.
BACA JUGA:Tim PPK ORMAWA HIMADIKMI Gelar Pembelajaran Mengenal Potensi Diri bagi Pelaku UMKM dan Anggota PKK
Ketua Tim PPK ORMAWA, Resdi Nirwanda, menyampaikan bahwa evaluasi menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan dan memberikan dampak yang optimal bagi masyarakat.
"Evaluasi bukan sekadar melihat apa yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan masukan dari seluruh mitra. Dengan kolaborasi yang baik, kami berharap setiap program yang dijalankan semakin tepat sasaran, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Desa Rejo Agung," ujar Resdi.
Dosen Pendamping PPK ORMAWA, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara mahasiswa dan seluruh mitra desa dalam mendukung keberhasilan program.
"Keberhasilan PPK ORMAWA tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari sejauh mana program tersebut mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan tujuan pemberdayaan yang berkelanjutan," ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) yang didanai oleh BELMAWA KEMDIKTISAINTEK Tahun 2026 dengan topik Desa Cerdas melalui program berjudul “Smart Village Rejoagung: Digitalisasi UMKM dan Pojok Literasi Tematik Berbasis Life Skills untuk Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan.”
Program ini diketuai oleh Resdi Nirwanda (S1 Pendidikan Ekonomi) bersama anggota Gilang Arya Pratama, Syambuja Dwi Jaya, Nur Fadilah, Metsa Tatiana, Ana Istiqomah, Muhammad Rifa'i, Aan Sovian, Ridho Agustian, Fadilla Nuraini, Sukawati, Elza Waris Manda, Faiz Dwi Nugroho, Luthfi Ramadani, dan Rachma Novita Sari, dengan dosen pendamping Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd.
Melalui kegiatan evaluasi dan penyerahan sarana pendukung ini, Tim PPK ORMAWA HIMADIKMI berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan berbagai elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya mewujudkan Smart Village Rejoagung yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: