Gubernur Arinal Kunjungi Desa Jojog dan Batanghari Nuban, Ternyata Ini yang Dilakukan

Gubernur Arinal Kunjungi Desa Jojog dan Batanghari Nuban, Ternyata Ini yang Dilakukan

KUNKER KE LAMPUNG TIMUR: Gubernur Lampung Arinal Djunaidi beserta OPD terkait kunjungi Desa Jojog dan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur dalam rangka panen kelengkeng dan sosialisasi KIE PMK.-(Albertus Yogi)-

”Terima kasih banyak atas kepedulian dan perhatian Pemerintah Provinsi Lampung yang telah memberikan banyak sekali bantuan serta mensosialisasikan KIE PMK. Mudah-mudahan bantuan dari Bapak Gubernur Lampung menjadi keberkahan bagi Lampung Timur khususnya, dan Lampung Berjaya umumnya. Secara khusus bagi para para peternak dan petani di Lampung Timur,” ujar bupati. 

Bantuan untuk para kelompok peternak di seluruh Lampung Timur, bupati menjelaskan antara lain 757 ekor sapi, 1.586 ekor kerbau, serta 168.528 ekor kambing, 857.000 ekor domba, dan 9.011 ekor babi. 

”Bantuan yang begitu besar sudah sampai. Saya minta kepada seluruh petugas terkait segera ditindaklanjuti. Sehingga bantuan yang sangat banyak ini tidak sia-sia. Kemudian sampai vaksin tidak tersalurkan, sehingga PMK kembali menyebar di wilayah Lampung Timur,” instruksi Dawam kepada jajarannya. 

Sementara Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, laporan yang telah disampaikan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Keswan dan dikoordinasikan langsung oleh Satuan Tugas Pengendalian PMK, merupakan sebuah prestasi yang patut diapresiasi. 

”Satgas Pengendalian PMK dibentuk oleh saya sendiri dibantu sejumlah stakeholder lain dan diketuai oleh Sekretaris Daerah Provinsi Fahrizal Darminto. Dalam posisi ini, kita sudah menangani (PMK) dengan cukup baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh instansi/intitusi/lembaga terkait dalam rangka pengendalian PMK ini,” ujar Arinal Djunaidi.

Ia juga mewanti-wanti Bupati Lampung Timur serius mengawasi realisasi vaksinasi PMK agar tidak kembali menyebar. Sebab wilayah Lampung Timur merupakan salah satu daerah lumbung ternak di Lampung. Upaya dari Pemerintah Provinsi Lampung dalam pengendalian PMK, menurut Arinal, sukses membawa Lampung masuk zona hijau. 

”Pun demikian, kita harus tetap mengoptimalkan fungsi satuan tugas. Itu tidak hanya tanggung jawab peternak sendiri, tetapi mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten/kota, hingga pemerintah provinsi menjadi satu kesatuan. Saya sangat berharap supaya ada komunikasi dan koordinasi sampai ke tingkat provinsi. Sehingga saya bisa melaporkan hal-hal yang perlu diketahui oleh pemerintah pusat,” imbau gubernur. 

BACA JUGA:KKB Papua Serang Pos TNI di Yahukimo, Satu Prajurit Marinir Gugur

Pada kunjungan ke Balai Desa Jojog, Kecamatan Pekalongan dan ke kebun kelengkeng Desa Batanghari Nuban, Kecamatan Batanghari Nuban itu, gubernur didampingi Kepala Dinas Kehutanan Lampung Ir. Y. Ruchyansyah, M.Si., Kepala Dinas KPTPH Achmad Chrisna Putra, Kepala Dinas Perkebunan Ir. Yuliastuti, MTA., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Liza Derni, Kepala Dinas Sosial Drs. Aswarodi, M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Emilia Kusumawati, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja M. Zulkarnain, S.Sos., M.Si., Kepala Biro Perekonomian Setda Lampung Rinvayanti, Plh. Kepala Dinas Kominfotik Achmad Saefullah, dan Sekretaris Bappeda Evie Fatmawaty.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: