Konservasi Habitat Burung Bondol di Kawasan Taman Nasional Way Kambas dan Kota Metropolitan

Foto: Habitat Burung Bondol-( https://www.mongabay.co.id/wpcontent/uploads/2020/05/bondol-jawa-1.jpg )-
Bondol Peking.
Foto: bit.ly/BondolPeking-(Istimewa)-
Bondol Haji.
Foto: bit.ly/BondolHaji-(Istimewa)-
Setelah diteliti, ternyata pada habitat urban, subur ban, dan rural memiliki indeks kelimpahan yang rendah terhadap Bondol Jawa (Lonchura leucogastroides) dengan persentase berturut-turut, yaitu 8%; 1%; 17%. Halini, kemungkinan disebabkan oleh terganggunya lahan pertanian yang dijadikan Bondol Jawa sebagai habitatnya untuk mencari makan pada daerah urban, suburban, dan rural yang juga menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pesat yang tidak terencana dapat mengganggu kelimpahan dan persebaran burung Bondol dikawasan tersebut.
Meskipun persebaran burung Bondol sangat cepat dan berpotensi menjadi jenis invasif, karena daya adaptifnya yang tinggi terhadap perubahan lingkungan, kelimpahannya dialam perlu diperhatikan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah kehadirannya berubah menjadi hama bagi petani dikarenakan burung jenis ini pemakan biji-bijian yang menyerang tanaman padi untuk memakan biji atau bulir padi yang merusak lahan pertanian petani.
Habitat alami burung Bondol yang terganggu akibat pembangunan menjadikan daerah persawahan warga sebagai sasaran untuk memenuhi kebutuhan pakan, sehingga konservasi terhadap habitat alami burung ini perlu mendapat perhatian agar kehadiran burung tersebut tidak menjadi hama.
Ketersediaan pakan di Habitat Urban, Suburban, dan Rural Pakan untuk burung bondol bisa mencakup berbagai biji-bijian, buah-buahan serta serangga.
Pemberian pakan burung bondol dapat berbeda-beda tergantung pada
habitatnya, baik itu di wilayah urban (kota), suburban (pinggiran kota), atau rural (pedesaan).
Pada habitat urban atau di daerah perkotaan, burung bondol masih dapat ditemukan di taman-taman kota atau halaman rumah yang memiliki vegetasi.
Makanan yang tersedia diantaranya yaitu terdapat biji-bijian seperti beras merah, jagung, atau biji bunga matahari, lalu pada habitat suburban atau pada pinggiran kota, burung bondol sering berada di lingkungan perumahan yang lebih hijau.
Burung bondol yang tinggal pada habitat suburban cenderung memakan makanan seperti serangga kecil, cacing, atau buah-buahan segar, sedangkan pada habitat rural atau pada habitat pedesaan, burung bondol dapat ditemukan di ladang, kebun, atau area terbuka lainnya, sehingga pakan yang dikonsumsi oleh burung bondol itu sendiri yaitu biji-bijian seperti millet atau gandum.
Ancaman Habitat dan Saran Konservasi
Secara ekologi, burung memiliki peran penting pada hutan atau daerah lain yang muncul secara buatan maupun alami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: