Lakalantas Minibus Versus Pick Up di Jalinteng Lampura, 1 Meninggal 9 Luka-Luka

Lakalantas Minibus Versus Pick Up di Jalinteng Lampura, 1 Meninggal 9 Luka-Luka

Foto: Lakalantas Minibus Versus Pick Up di Jalinteng Lampura, 1 Meninggal 9 Luka-Luka-(Ayp)-

RADARMETRO - Masih dalam nuansa hari raya Idul Fitri 1445 Hijriah, terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hebat di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Sabtu (13/4/2024) sekitar pukul 09.40 WIB.

Lakalantas antara satu unit minibus dengan pick up yang terjadi di Jalinteng Sumatera ruas Desa Sukamarga, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara itu, menewaskan satu orang dan sembilan lainnya luka-luka

Menurut salah seorang saksi, Herli (40) warga Desa Tanjungwaras, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara, lakalantas melibatkan minibus Toyota Rush warna putih bernomor polisi BG 1583 DP versus (vs) mobil bak terbuka (pick up) Suzukuli Carry warna hitam nomor polisi BE 8144 AMH. 

BACA JUGA:Kematian Rusman Situngkir Dipertanyakan, Keluarga Minta Polisi Mengusutnya

Dari kesaksian Herli, mobil minibus Toyota Rush putih mengalami ringsek ke dalam pada bodi kanan. Sementara pick up Suzuki Carry hitam kondisi bodi depan juga ringsek parah. 

"Pick up Suzuki Carry dikemudikan seorang mahasiswa bernama Adi Purnama Irawan (22), warga Desa Bumi Merapi, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan. Melaju dari arah Bukit Kemuning menuju Kotabumi. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil mendadak oleng ke lajur kanan," ujar Herli. 

Nahasnya, pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang minibus Toyota Rush warna putih yang dikemudikan oleh Alexander (57), warga Tanjung Agung, Kabupaten Tanjung Enim, Provinsi Sumatera Selatan. Lantaran jarak kedua mobil sudah terlampau dekat, benturan keras antarmobil tersebut tidak dapat dielakkan lagi. 

BACA JUGA:Samapta Polres Tulang Bawang Gelar Patroli Perintis Presisi, Berikut Tiga Lokasi Yang Jadi Sasarannya

"Usai kecelakaan, korban yang menderita luka-luka maupun yang meninggal dunia, segera dilarikan ke beberapa fasilitas kesehatan (faskes). Ada yang dilarikan ke Puskesmas Bukit Kemuning, Rumah Sakit Medika Insani, dan ada yang ke Rumah Sakit Handayani untuk segera mendapatkan pertolongan," ungkap Herli lagi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: