
Dengan adanya hewan-hewan ini, kebutuhan akan pestisida kimia berkurang, yang mendukung keberlanjutan pertanian dan menjaga kualitas tanah serta air dari kontaminasi bahan kimia berbahaya.
5. Ekosistem perairan. Hewan seperti ikan, amfibi, dan invertebrata air memainkan peran dalam menjaga kebersihan dan kualitas air. Mereka mengatur populasi alga dan fitoplankton, yang jika tidak terkendali, bisa menyebabkan eutrofikasi dan penurunan kadar oksigen di air.
Keseimbangan ini menjaga kesehatan ekosistem perairan yang menjadi habitat bagi banyak spesies lainnya.
Secara keseluruhan, peran hewan dalam ekosistem tidak dapat dipisahkan dari kesehatan dan keberlanjutan lingkungan.
Gangguan atau kehilangan spesies hewan tertentu dapat berdampak luas, menyebabkan ketidakseimbangan ekologis yang mengganggu fungsi alam secara keseluruhan.
Oleh karena itu, konservasi hewan tidak hanya penting untuk melindungi spesies itu sendiri, tetapi juga untuk menjaga kestabilan dan kelangsungan ekosistem tempat mereka hidup.
Menurut (Andi Gita Maulidyah, 2024), hewan tidak hanya berperan secara langsung dalam menjaga keseimbangan alam, tetapi juga mempengaruhi proses seleksi alam dan evolusi spesies lain dalam ekosistem.
Sebagai predator atau kompetitor, hewan-hewan tertentu dapat mendorong spesies lain untuk beradaptasi, baik melalui perubahan perilaku, morfologi, atau fisiologi .
Contoh nyata adalah interaksi antara predator dan mangsa, di mana mangsa sering mengembangkan mekanisme pertahanan seperti kamuflase atau kemampuan berlari lebih cepat, untuk menghindari predator.
Sebaliknya, predator juga bisa beradaptasi dengan teknik berburu yang lebih efektif.
Proses ini mendorong evolusi bersama (co-evolution), yang merupakan bagian penting dari dinamika alam dan keanekaragaman hayati.
Selain itu, hewan-hewan besar, seperti gajah dan bison, juga berfungsi sebagai engineers ekosistem. Mereka secara fisik memodifikasi habitat mereka melalui aktivitas sehari-hari.
Gajah, misalnya, membongkar pohon-pohon kecil untuk mencari makanan, yang dapat membuka ruang bagi tumbuhan bawah dan meningkatkan keanekaragaman tumbuhan di hutan.
Bison yang berkeliaran di padang rumput membantu menjaga ekosistem dengan menciptakan gangguan yang dibutuhkan untuk regenerasi tumbuhan padang rumput.
Tanpa hewan-hewan besar ini, struktur ekosistem akan berubah, dan keanekaragaman hayati yang bergantung pada gangguan tersebut bisa terancam.
Hewan juga berperan dalam penciptaan habitat baru bagi spesies lain. Misalnya, burung pemangsa seperti elang sering kali membangun sarang yang kemudian menjadi tempat bersarang bagi burung atau hewan lain setelah mereka pindah.