Hewan pengerat seperti tikus tanah dan kelinci membuat liang-liang di tanah, yang kemudian bisa digunakan oleh spesies lain sebagai tempat berlindung.
KESIMPULAN
Hewan berperan krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui pengendalian populasi, penyerbukan, penyebaran benih, dan daur ulang nutrisi.
Interaksi predator-mangsa, serta peran hewan dalam siklus ekologis, mendukung keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati.
Tanpa kontribusi mereka, keseimbangan alam akan terganggu, menekankan pentingnya perlindungan hewan dan habitatnya untuk menjaga kelestarian lingkungan.
DAFTAR PUSTAKA
1. Andi Gita Maulidyah. (2024). Ekologi Hewan. CV. EUREKA MEDIA AKSARA.
2. Febrian, Razak, A., Syah, N., & Diliaarosa, S. (2024). Pengelolaan Dan Konservasi Hewan Dan Tumbuhan Pada Ekosistem Satwa Langka. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(1), 145–148.
3. Lestari, E. A. (2024). Faktor - faktor Penentu Perilaku Hewan. Jurnal Bioedutech, 3(1), 19–35.
4. Redi Pirmansyah, Arifin, Z., Muhammad Farhan Pratama, Ummu Kaidah Mutmainnah, Muh. Syahri Ramadhan, & Muhammad Rasyid. (2024). Revitalisasi Konservasi Gajah Sumatera Di Way Kambas Dan Perlindungan Gajah Yang Diambang Kepunahan. Jurnal Cahaya Mandalika, 5(1), 237–245.
5. Sari, I., Fitri, dan Setiawan, Iswandaru, A., Dewi, Dian, dan Saru, B. (2020). Peran Ekologi Spesies Burung Pada Ekosistem Hutan Kota (Studi kasus di kota Metro). Prosiding Seminar Nasional Konservasi, 1(April), 1–564.