Hari Filateli Nasional di Yogyakarta, Perangko Jadi Medium Mengenang Sejarah Bangsa

Hari Filateli Nasional di Yogyakarta, Perangko Jadi Medium Mengenang Sejarah Bangsa

Hari Filateli Nasional di Yogyakarta, Perangko Jadi Medium Mengenang Sejarah Bangsa--Ist

YOGYAKARTA, RADARMETRO.DISWAY.ID — Peringatan Hari Filateli Nasional (HFN) 2026 di Taman Budaya Embung Giwangan (TBEG), Kota Yogyakarta, menjadi pengingat akan peran perangko sebagai media yang merekam perjalanan sejarah bangsa.

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengatakan, filateli tidak sekadar soal hobi mengoleksi, tetapi juga menyimpan nilai penting dalam merepresentasikan identitas dan perjalanan sebuah negara.

“Perangko bukan hanya alat komunikasi. Di dalamnya ada cerita tentang sejarah, budaya, hingga tokoh bangsa. Itu bagian dari identitas kita,” ujar Fadli saat menghadiri peringatan HFN, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, perangko juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana diplomasi antarnegara. Salah satunya melalui penerbitan perangko bersama untuk menandai momen penting dalam hubungan bilateral.

BACA JUGA:Aset 25,6 Hektare Digugat, Kejari Lombok Tengah Turun Tangan Bela 4 Desa

“Masih banyak negara yang menerbitkan perangko untuk memperingati hubungan diplomatik, misalnya 50 atau 70 tahun kerja sama. Ini juga bagian dari diplomasi budaya,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, menurut Fadli, filateli tetap memiliki tempat tersendiri, termasuk di kalangan generasi muda. Ketertarikan terhadap benda fisik dinilai masih menjadi bagian dari cara berekspresi.

"Teknologi terus berkembang, tapi minat terhadap budaya material tidak hilang. Filateli bisa menjadi salah satu medium ekspresi, termasuk bagi generasi Z," ucapnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga menggelar penandatanganan sampul peringatan HFN serta peluncuran buku Kantor Pos bertajuk DJOCJA. Selain itu, dilakukan pula penanaman pohon dan hand stamp sebagai penanda kegiatan.

BACA JUGA:Beri Arahan Satpam Bank BRI, Bhabinkamtibmas Polsek Mesuji Timur Laksanakan Sambang dan Binluh

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyebut filateli sebagai salah satu cara untuk merekam sejarah dan peradaban manusia. Menurutnya, perangko menyimpan banyak cerita yang bisa dikenang lintas generasi.

"Di perangko ada gambar dan tulisan tentang peristiwa, bangunan, sampai tokoh penting. Saat melihatnya, kita seperti membuka kembali cerita masa lalu,” kata Hasto.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: