Kenangan Perjalanan: SERU-with KMP Batu Mandi

Kenangan Perjalanan: SERU-with KMP Batu Mandi

KMP Batu Mandi--Ist

Sambil duduk menikmati suasana, pikiran saya melayang ke masa kuliah pada era 1980-an. Dulu, ketika hendak ke Bandung, saya pernah menyeberang menggunakan kapal bernama N*** I****. Hehehe, ada yang masih ingat?

Maklum, zaman itu tarif penyeberangan masih sangat murah jika dibandingkan dengan sekarang. Tiket sekali jalan konon hanya sekitar seribuan rupiah.

Wah, kalau membandingkan harga zaman mahasiswa dengan sekarang, rasanya ingin kembali muda saja!

Namun, setiap zaman memang punya ceritanya sendiri. Dulu kita berjuang dengan fasilitas yang sederhana. Sekarang, perjalanan terasa lebih praktis dengan tiket daring, kendaraan pribadi, dan pilihan ruang penumpang yang lebih nyaman.

Yang tidak berubah adalah tujuan kita: menyeberangi Selat Sunda untuk sampai ke seberang dengan selamat.

Menikmati Kopi di Tengah Laut

Malam itu antrean kendaraan lumayan mengular. Mungkin karena akhir pekan, banyak orang yang juga melakukan perjalanan ke Jawa.

Namun, tak perlu terlalu gelisah. Selama menunggu, kita masih bisa menikmati waktu di atas kapal.

Kami sempat melihat restoran kapal yang cukup bersih dan bisa menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin makan atau membeli makanan ringan untuk menemani kopi.

Nah, kalau sudah bicara kopi, saya selalu teringat sebuah kalimat sederhana:

“Teguklah KOPImu, raih BAHAGIAmu, Geh!”

Kopi memang bukan sekadar minuman. Secangkir  kopi adalah  teman terbaik untuk menikmati perjalanan, mengenang masa lalu, dan mensyukuri kebersamaan bersama keluarga.

Perjalanan laut malam itu diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu jam. Kami turun dari kapal sekitar pukul 21.00 WIB. 

Kini, setelah mendengar kabar terbakarnya KMP Batu Mandi, kenangan perjalanan malam itu terasa kembali hadir.

Kapal yang dahulu menjadi bagian dari cerita perjalanan kini mengalami musibah. Tentu kita berharap penyebab kebakaran dapat diungkap, sehingga langkah perbaikan bisa dilakukan secara tepat.

Kita juga patut bersyukur bahwa seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Apresiasi layak diberikan kepada semua petugas yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: