Gubernur Mirza juga berpesan kepada para siswa untuk terus belajar, menggunakan teknologi secara bijak, serta menjadi generasi yang peduli terhadap sesama dan membanggakan orang tua, guru, serta daerah Lampung.
“Saya berharap dari ruangan ini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan Lampung, gubernur, akademisi, pengusaha, ulama, dan tokoh-tokoh hebat yang akan membangun Provinsi Lampung ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain mengatakan kegiatan iktikaf dan pesantren kilat ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus upaya Baznas dalam membina generasi muda agar lebih dekat dengan nilai-nilai agama.
Menurutnya, melalui kegiatan ini para siswa tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mempelajari adab dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari adab di masjid hingga adab dalam kehidupan sosial.
Pada kesempatan tersebut, Baznas Provinsi Lampung juga menyalurkan santunan kepada sekitar 100 siswa sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar yang membutuhkan.
Selain itu, Baznas juga mendorong penguatan Gerakan Infak Pendidikan yang melibatkan pelajar melalui organisasi Rohani Islam (Rohis) di sekolah-sekolah.
Dana yang dihimpun melalui gerakan ini nantinya akan digunakan kembali untuk membantu siswa kurang mampu di lingkungan sekolah masing-masing.