Kursi DPD Golkar untuk Ardito Wijaya

Kursi DPD Golkar untuk Ardito Wijaya--Ist
Memang benar, Ardito secara trah merupakan keluarga besar Golkar dari ayahandanya. Tapi harus diakui, bergantinya rezim Golkar memerlukan tenaga tambahan untuk Ardito masuk dan bermanuver.
BACA JUGA:Hasil Sidang Etik DPP, Musa Ahmad Direkomendasikan Diberhentikan dari Golkar
Hingga sebulan terakhir, celah masuk terus diupayakan untuk mengakses Golkar hingga akhirnya berhasil menembus jantung pertahanan.
Mengambil kursi partai level provinsi ini juga menjadi salah satu bagian untuk manuver politik lima tahun ke depan.
Seperti diketahui, jika tetap di PKB, Ardito dijamin hanya akan menjadi pion tuker tambah dan bagi oleh segelintir orang yang menguasai penuh pergerakan partainya.
Itu alasan utama Ardito mencari partai lain yang bisa menaungi, sekaligus bisa menjadikannya king maker dalam peta politik lima tahun ke depan.
Dan Ardito paham, agar tidak dipermainkan seperti pilkada 2024 lalu, ia mengambil opsi partai di level provinsi.
Karena jika hanya di level kabupaten/kota, peluang untuk diotak atik lebih tinggi (tapi tidak semua partai begitu). Dan jelas Ardito tidak mau mengulangi sakitnya pilkada 2024.
Oleh sebab itu, dengan masuknya Ardito secara resmi menjadi kader Partai Golkar, menjadikan peluangnya memimpin DPD Golkar semakin besar. Baik di level provinsi maupun kabupaten/kota.
BACA JUGA:Adukan Musa Ahmad ke DPP Golkar, Mardiana Berharap Ada Keputusan Terbaik
Jika tidak bisa menggapai DPD Golkar Lampung, kursi DPD II Golkar Lamteng juga cukup empuk mengingat saat ini sebagai penguasa di parlemen di Lampung Tengah.
Tinggal kita lihat, kartu Ardito akan dimainkan di level provinsi atau di level kabupaten/kota.
Sekali lagi, kalau mau santai, kursi DPD II Golkar Lamteng sepertinya lebih mudah. Tapi kita tidak tahu, siapa tahu Ardito suka tantangan untuk merebut kursi DPD Golkar Lampung. Kita tunggu beberapa hari ke depan ya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: