TNI Bacok TNI di Manokwari: Letkol Inf Tamami Mendapat 12 Luka Jahitan di Kepala

TNI Bacok TNI di Manokwari: Letkol Inf Tamami Mendapat 12 Luka Jahitan di Kepala

Foto: Letkol Inf Tamami saat pimpin apel pagi di Lapangan Komando Satdik Sacata Rindam XVIII/Kasuari sebelum dibacok anggotanya sendiri.-(Istimewa)-

"Pembacokan dengan parang mengenai bagian belakang kepala sebelah kanan Dansatdik Sacata, yang mengakibatkan luka robek 12 jahitan," ungkapnya.

BACA JUGA:Densus 88 Tangkap 4 Orang Teroris dari Lampung

Kolonel Inf Syawaludin menuturkan sebelum keluar kata-kata rasis, korban juga mengungkit kembali masalah Praka Dirk dengan masyarakat didepan seluruh anggota apel pagi.

Padahal menurutnya permasalahan Praka Dirk dengan masyarakat itu sudah diselesaikan secara baik-baik.

"Sebelumnya yang bersangkutan (Praka Dirk) dipalang dan berurusan dengan oknum masyarakat yang mabuk, dan persoalan sudah selesai," tuturnya.

"Nah permasalahan itu disampaikan juga dalam pengarahannya Dansatdik Sacata, agar kita hati-hati dnegan berkomunikasi atau pergaulan di luar," imbuhnya 

Letkol Inf Syawaludin menduga diungkitnya permasalahan masa lalu membuat dongkol, ditambah kata-kata rasis dari mulut korban, sehingga membuat Praka Dirk nekat membacok pimpinannya sendiri.

"Dia (Praka Dirk) karena dongkol permasalahannya diulang-ulang lagi, merasa tidak enak, balik ambil parang, dan bacok," tandasnya.

Berdasarkan penelusuran radarmetro.disway.id, Dirk Rian Bayoa merupakan anggota TNI berpangkat Prajurit Kepala atau Praka.

BACA JUGA:Profil Edward Syah Pernong, Ketua Tim Pemenangan Ganjar dan Mahfud MD

Praka Dirk Ria Bayoa telah memiliki seorang istri dan dikaruniai dua anak.

Sebelum menjadi anggota TNI, ia mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Serui.

Praka Dirk nekat membacok komandannya sendiri, yakni Letkol Inf Tamami, karena dongkol masalahnya diungkit saat apel pagi serta dirinya di sebuah monyet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: