Krisis Kepemimpinan Dari Eksklusif ke Disfungsi

Krisis Kepemimpinan Dari Eksklusif ke Disfungsi

Krisis Kepemimpinan Dari Eksklusif ke Disfungsi--Ist

Dengan demikian, kepemimpinan tidak dapat lagi dipahami sebagai posisi eksklusif dan eksekutif, melainkan sebagai fungsi sistemik yang menuntut keterhubungan, keterbukaan, dan akuntabilitas penuh dalam seluruh proses organisasi. Ukuran kepemimpinan tidak ditentukan oleh tingginya hierarki, melainkan oleh sejauh mana ia mampu menjaga integritas sistem dan memperkecil jarak antara keputusan dan realitas implementasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: